HALAMAN

Nilai Budaya, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran


NILAI BUDAYA, VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN

A. Nilai Budaya
Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam melaksanakan kegiatan mengembangkan nilai-nilai budaya kerja bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan. Nilai-nilai budaya kerja ini juga berlaku di lingkungan FST Universitas AMIKOM Yogyakarta sehingga semua sivitas akademika dan tenaga kependidikan wajib menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai budaya institusi sebagai berikut:
1. Purposing culture adalah budaya yang dibangun berdasarkan pada tujuan hidup yang mulia, berkarya dan berprestasi yang paripurna bukan untuk memperoleh materi semata tetapi dilakukan karena bentuk kecintaanya kepada Tuhan. Tujuan hidup manuisa meliputi tigal hal yaitu: (1) menyembah kepada Allah (beriman), (2) memanfaatkan alam
semesta (beramal), dan (3) membentuk sejarah dan peradaban (berilmu). 

2. Caring culture adalah budaya yang dibangun dengan dasar kepercayaan dan saling mengasihi. Setiap orang yang berada di lingkungan FST bagaikan satu jiwa, jika dia mencintai saudaranya maka seakan-akan dia mencintai dirinya sendiri dan harus menjauhkan diri dari perbuatan iri dan dengki serta harus saling mengasihi.
3. Learning culture adalah budaya yang dibangun berdasarkan hasrat untuk menjelajahi dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penuh daya kreasi dan inovasi. Hal ini didorong atas keyakinan bahwa Tuhan akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu.
4. Enjoyment culture adalah budaya yang dibangun berdasarkan keinginan untuk membahagiakan orang lain, menciptakan suasana yang membahagiakan dan menyenangkan. 


B. Visi
Menjadi fakultas unggulan dunia dalam bidang Geografi, Arsitektur serta Perencanaan Wilayah dan kota (PWK) yang berbasis entrepreneurship dan Information and Communication Technology (ICT) yang menebar kebajikan pada tahun 2030.

C. Misi 

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas AMIKOM Yogyakarta memiliki misi:
1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi kelas dunia di bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota berbasis entrepreneurship. 

2. Melaksanakan penelitian dalam bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota yang
berkualitas dunia serta dapat berperan meningkatkan daya saing nasional. 

3. Menyelenggarakan layanan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dalam rangka ikut memecahkan persoalan dunia maupun nasional, terutama 
dalam bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota. 

4. Menyelenggarakan pendidikan di bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota berstandar global melalui kemitraan dan jejaring nasional, regional maupun global. 


D. Tujuan 

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas AMIKOM Yogyakarta memiliki tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas global, berjiwa entrepreneur dan profesional dalam disiplin ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota.
2. Menghasilkan penelitian di bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota yang berkualitas global yang dapat berperan meningkatkan daya saing nasional. 

3. Menghasilkan layanan pengabdian kepada masyarakat yang profesional dalam rangka ikut memecahkan persoalan global maupun nasional dibidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota.
4. Menghasilkan pendidikan berstandar global di bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota melalui kemitraan dan jejaring nasional, regional maupun global.

E. Sasaran
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas AMIKOM Yogyakarta memiliki sasaran:
1. Terwujudnya lulusan yang berkualitas global, berjiwa entrepreneur dan
profesional dalam disiplin ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota serta 60% lulusan mendapat pekerjaan dalam waktu paling lama 3 bulan pada bidangnya dan 20% menjadi entrepreneur. 

2. Terwujudnya penelitian pada bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota yang berkualitas global yang dapat berperan meningkatkan daya saing nasional yang memberikan kontribusi sekurangnya 20% dari target capaian penelitian perguruan tinggi. 

3. Terwujudnya layanan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dalam rangka ikut memecahkan persoalan global maupun nasional, terutama dalam bidang ilmu geografi, arsitektur dan perencanaan wilayah/kota yang memberikan kontribusi sekurangnya 20% dari target capaian kegiatan pengabdian masyarakat perguruan tinggi.
4. Terwujudnya 10% dari mahasiswa adalah mahasiswa internasional serta terwujudnya 30 kemitraan dan jejaring global.